Aku t’lah mampu menahan rasa ini hingga hari ini..
Itu jelas telah mampu membuktikan bahwa aku sebenarnya sanggup bertahan tanpamu...
Aku hanya terlalu takut..
Takut, yang ku kira aku takkan mampu hidup tanpa mengharapkan cintamu...
Tapi kini, tanpa cintamu pun aku tetap bertahan hingga seperti ini...
Dirikulah yang membuat ku sanggup bertahan, bukan cintamu yang tak pernah ada itu !!!
Cinta dari orang – orang di sekitarku yang mungkin telah lelah mengingatkanku bahwa sebenarnya kau tak layak untuk ku tunggu,
Untuk ku cintai,
Cintaku terlalu indah untuk orang sepertimu..
Cintaku terlalu suci untuk orang sepertimu...
Terimakasih telah megizinkanku mencintaimu hingga hari ini...
Mungkin tanpa cinta semumu aku takkkan pernah sanggup ada hingga saat ini...
Cinta semumu telah mengajarkan banyak hal padaku..
Membantuku untuk lebih sabar, membuatku lebih kuat dalam bertahan akan penantian yang pada akhirnya tak dapat ku rasakana hasilnya !!!!
Sekarang aku tahu, bahwa kau memang tercipta bukan untukku..
Tapi aku bahagia mengetahui dan akhirnya menyadari bahwa itu memang benar...
Jadinya,, aku tak perlu terlalu sakit saat akhirnya nanti aku terlalu menyayangimu dan aku tak sanggup bila harus kehilanganmu,
dan ternyata saat itu kau harus benar – benar pergi dari hidupku...
Jika ada yang bertanya mengapa semua ini terjadi,
Aku hanya mampu menjawab ::
“Semua hanya tiba – tiba membuka mataku..
Sepotong cinta yang ku inginkan hadir darinya tak pernah ada !!!
Padahal jika dia memilikinya, aku sanggup memberinya sekantung penuh cinta tanpa di bagi dua ...
Tapi,,,,
Semua memang harus terjadi seperti ini..”
Aku bahagia jika kau bersama orang yang kau cintai, meski aku tahu aku terlambat untuk mencintaimu karena hatimu t’lah kau berikan untuk orang yang kau cintai..
Aku bahagia saat tahu kau mengenalnya bahkan mulai “dekat” dengannya..
Awalnya hanya pura – pura,
kebahagiaan palsu,
senyuman palsu,
bahkan tawa palsu yang ku hadirkan saat ku katakan “Nana ikut bahagia kalo’ Kakak bisa menemukan orang yang Kakak sayang :)”:(
Tapi kini, semua terasa ringan, beban yang terasa menggumpal dalam hatiku perlahan – lahan terasa berkurang ...
Batu yang dulu sempat memampetkan aliran darahku saat bertemu denganmu,
perlahan – lahan terasa mengikis,,,
Dinding – dinding kapiler di hatiku yang dulu tak bisa menyerap oksigen yang mengalir ke otakku dan ke seluruh tubuhku, kini telah mampu menyerap dengan lancar sehingga aku tak perlu susah bernafas saat di dekatmu...
Memang belum hilang semua, tapi aku yakin, perlahan – lahan bersama waktu aku pasti mampu melupakanmu secara utuh ...
Oia, maaf kalau aku harus mendeleted no.pe_mu di contac_ku ..
Jika kau tahu, itu sangat membantu dalam proses melupakanmu dari hati dan hidupku ..
Oia, satu lagi, jangan coba – coba masuk ke dalam hidupku lagi, ya ??
Please, karena susah untuk memulai lagi dari awal melupakanmu jika nanti seandainya kamu melukaiku lagi ..
Jika saja kamu tahu pengorbananku selama masa penantian dulu,
Aku yakin, pasti kamu akan memberiku nilai yang jika ada nilai yang lebih baik dari 100, pasti nilai itulah yang akan kau berikan padaku ..
Sekarang, apa pun yang kau lakukan aku tak peduli, aku harus menjalani hidupku sendiri di sini ...
Sedangkan kau, harus menjalani hidupmu sendiri di sana ...
Kita memang hidup di dunia yang sama, tapi tempat yang berbeda, bukan berarti karena perbedaan itu yang membuatku berhenti mencintaimu ,,,
Hanya saja, semua menjadi terlalu rumit untuk anak kecil sepertiku ,,,
Otakku belum cukup merasionalkan semua rasa dan peristiwa ini ...
Aku merasa perasaan ini hanya membuatku sakit..
Padahal yang ku tahu, cinta bisa juga membuat orang bahagia ..
Mungkin aku tak mahir dalam mengelola perasaanku ..
Mungkin juga aku tak mampu dalam memanage perasaanku ..
Aku mungkin terlalu berlebihan dalam mencintaimu ..
Tapi itu semua hanya karena aku tak tahu harus bagaimana...
Aku selalu menangis saat melihatmu dari kejauhan ...
Aku selau menangis saat melihatmu dari sudut hatiku ..
Mengenalmu merubah duniaku, memang tidak 100 %, tidak juga sampai 1800..
Tapi telah mampu mengoyak sedikitnya seluruh hatiku, kau telah mampu memporak – porandakan hatiku ..
Jika aku mengingat perjuanganku dulu saat menantimu dan mencintaimu dalam diam, rasanya “sayang” membuang rasa ini begitu saja ..
Belum lagi kau menyita waktu, pikiran dan hatiku ...
Tapi kini, semua telah usai ..
Maaf, cinta untukmu tak ada lagi ..
Tenang, kau tak perlu membantuku merapikan dan menata ulang hatiku ..
Aku bisa melakukannya sendiri ..
Aku takut, jika kau membantuku, kau justru menambah lubang dalam hatiku...
Padahal niatku kan menambal semua lubang yang pernah kau ciptakan ..
Aku mampu menjadi bengkel hatiku sendiri..
Tenag saja, aku takkan merepotkanmu lagi ...
Bahkan aku berjanji takkan mengusik hidupmu lagi ..
Aku tak tahu akan seberapa panjang puisi ini nantinya..
Aku hanya menulis apa yang ku rasakaan ..
Maaf, jika banyak dari tulisanku ini yang tidak kau sukai pada tiap kata atau kalimatnya...
Kau tidak jahat padaku, akunya saja yang terlalu memforsir hati dan pikiranku untuk terlalu terfokus padamu...
Kau tak pernah meminta bahkan menyuruhku mencintai dan menantimu..
Aku tahu itu...
Dan kurasa, semua orang juga tahu itu..
Aku terlalu memfokuskan diriku melupakanmu, hingga akhirnya aku terlalu dalam terjatuh pada keinginanku yang justru membuatku lebih mengingatmu ..
Aku mencuci otakku untuk melupakanmu, padahal itu justru membuat bayangmu semakin lekat dan tajam dalam ingatanku...
Padahal, kau sering memberiku clue bahwa kau telah bersama yang lain ...
Tapi aku terlalu sering mengacuhkannya ...
Aku sering membuka FB-mu saat aku sedang online ..
Aku sudah cukup senang dengan melihat koleksi – koleksi foto yang ada dalam FB_mu ...
Sebagai penambal dahaga akan rinduku ...
Karena aku tahu, saat aku harus di hadapkan bertemu denganmu, aku pasti takkan sanggup ..
Karena aku hanya mampu menjadi bayangan yang kan selalu ada hanya dalam gelap...
Aku bahagia mencintaimu diam – diam selama ini ..
Walau sebenarnya lebih banyak menyakitkannya ..
Ku rasa, hanya ini puisi yang dapat ku buat hari ini..
Tepat di mana aku akan berusaha benar – benar melupakanmu ..
Kembali ke awal di mana diriku tak mengenalmu ...
Sejak hari ini aku akan buktikan pada diriku sendiri,
Pada orang – orang di sekitarku,
Pada dirimu,
dan pada dunia,
bahwa aku mampu tanpamu !!!!
Good Bye My EX-Someone Whom I Love
Never Love To You Again ..
Help me to forget all about you ...